PEMANFAATAN ANCOL SEBAGAI WISATA
EDUKASI
UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA
UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA
Ancol menyediakan berbagai tempat rekreasi yang dapat
dikunjungi, diantaranya Dufan dan Sea World. Dufan menjadi salah satu
alternatif pilihan tempat wisata berlibur bagi anak sekolah, SD, SMP, SMP,
maupun Perguruan Tinggi. Beberapa sekolah di Kota Semarang, Jawa Tengah hampir
tiap tahun mengantar siswa kelas VIII berwisata ke Dufan. Hal ini tentu sangat
menarik bagi siswa karena banyak wahana/ objek dan arena bermain yang dapat
dicoba di Dufan. Ada Bianglala, Kora-kora, Halilintar, dan sebagainya. Wisata liburan di Dufan tentu akan memberikan
pengalaman yang baru bagi siswa yang baru pertama kali mengunjungi Dufan, bagi
siswa yang sudah pernah mengunjungi Dufan sebelumnya pasti juga akan menambah
pengalaman mereka dan dapat menambah keakraban dengan teman yang satu dan yang
lain.
Beberapa materi IPA
khususnya Fisika di SMP maupun SMA, memuat konsep fisika yang diaplikasikan
dalam wahana permainan Dufan. Diantaranya, konsep gerak melingkar diaplikasikan
dalam wahana bianglala, teori
sentrifugal dalam wahana ontang-anting, energi kinetik dan potensial dalam
wahana kora-kora. Tidak hanya pelajaran Fisika saja, untuk mempelajari IPA
Biologi mengenai biota laut maupun air tawar kita dapat mengunjungi Sea World.
Di Sea World kita bisa mengenal berbagai macam jenis ikan, reptile,
avertebrata, dan mamalia.
Berbagai wahana yang ada di
Dufan seharusnya tidak hanya sebagai area bermain saja, tetapi dapat dijadikan
sebagai sumber belajar ataupun wisata edukasi yang memberikan pengalaman
belajar bagi siswa. Namun,
selama ini wisata liburan ke Dufan hanya dijadikan sebagai tempat liburan atau
refreshing semata. Terlihat sepulang liburan dari Dufan, ketika ditanya ‘Apa
yang kalian dapatkan dari Dufan?’. Kebanyakan siswa menjawab mengenai keseruan
mereka ketika naik wahana A, wahana B, atau wahana lainnya. Jarang dari mereka
yang menghubungkan pengalaman yang mereka dapat di Dufan dengan materi IPA
Fisika yang telah mereka dapatkan di sekolah. Misalnya, setelah mereka naik
halilintar dengan kecepatan tertentu, mengapa mereka tidak terjatuh, berapakah
kecepatan halilintar yang mereka naiki sehingga kereta tetap pada lintasannya.
Bagaimana kalau seandainya saat sedang melaju cepat mati lampu sedetik saja?
(Gambar di ambil dari ancol.com)
Pemanfaatan Ancol secara maksimal sebagai wisata edukasi
untuk meningkatkan kreativitas siswa dibutuhkan peran dari berbagai pihak. Dari
pihak Ancol, khususnya Dufan dan Sea World maka penulis menyampaikan beberapa
saran sebagai berikut:
- Untuk pihak Ancol, pada setiap wahana permainan di Dufan sebaiknya dilengkapi dengan cara kerja dan konsep atau prinsip Fisika yang digunakan ataupun menyediakan pemandu pada tiap wahana yang dapat menjelaskan cara kerja, konsep atau prinsip Fisika yang digunakan, bagaimana cara meminimalisir kecelakaan, ataupun cara menanggulangi bila terjadi kecelakaan pada wahana permainan yang sedang beroperasi.
- Pihak Sea World juga menyediakan brosur berisi informasi mengenai kehidupan biota perairan tawar maupun sampai biota perairan laut dan species yang hidup di dalamnya.
- Pihak Ancol mengenalkan berbagai rekreasi lainnya yang ada di kawasan Ancol karena kebanyakan orang hanya tahu Dufan dan Sea World saja. Padahal ada berbagai rekreasi lainnya yang tak kalah menarik, seperti Pasar Seni Ancol, Ecopark, Taman Pantai, Ocean Dream Samudra dan sebagainya
Keberhasilan proses pembelajaran tidak lepas dari aktivitas
guru. Maka dari itu, agar pemanfaatan Dufan sebagai wisata edukasi dalam
meningkatkan kreativitas siswa dapat memberikan hasil yang maksimal, maka diperlukan
peran guru diantaranya yaitu memberikan tugas kepada siswa saat akan
mengunjungi wisata edukasi Ancol. Tugas yang diberikan dapat berupa pertanyaan
yang nantinya jawaban dapat di temukan di area Dufan, Sea World, maupun di area
rekreasi Ancol lainnya. Guru dapat membantu dengan memberikan clue (kata bantu) yang dapat digunakan
siswa untuk menemukan jawabannya saat berada di area Ancol. Dibawah ini
merupakan contoh bentuk tugas yang dapat diberikan kepada siswa saat
mengunjungi wisata edukasi Dufan:
‘Selamat bermain dan
belajar, jangan lupa tugasmu! Lengkapi tabel dibawah ini!’
Pemanfaatan Ancol sebagai wisata edukasi untuk meningkatkan
kreativitas ini tidak hanya terbatas pada siswa di sekolah, tetapi dapat juga
diterapkan untuk mahasiswa di perguruan tinggi. Mahasiswa calon guru dari jurusan
PGSD (Pendidikan Guru Sekolah Dasar) atau IPA misalnya, dapat melakukan KKL (Kuliah
Kerja Lapangan) atau studi wisata ke Ancol, dengan tugas sejenis namun dengan
tingkat kesukaran yang lebih tinggi. Hal ini dapat membantu mahasiswa dalam
menumbuhkan kreativitasnya, selain itu juga menambah bekal pengalaman ketika
mengajar di sekolah nantinya.
Referensi:
Munandar. 2009. Pengembangan Kreativitas Anak Berbakat. Jakarta: Rineka Cipta.

